Antara islam dan liberal
#antara islam dan liberal
#antara ketaatan dan kebebasan
#belum mau taat
#belum mau berakhlak
#belum mau sholeh
Beberapa hari yang lalu aku asyik ngobrol dengan kakakku. Dari pembicaraan itu ada yang menjadi masukan bagiku yaitu aku itu kalau dalam syariah dan khilafah kuat banget. Katanya aku kaku sampai gampang menyalahkan orang lain.ini menurut dia sih. Di satu sisi islamku sudah jadi tapi di sisi lain ada sisi yang jomplang. Aku masih punya budaya jahiliyah katanya. Contohnya aku masih belum tahu akhlak dengan orang lain dan diri sendiri. Aku masih berpikiran jahiliyah dari lagu-lagu kesukaanku, pakaian, kata-kata dan pikiranku. Perbuatanku juga gitu.
Aku renungkan kata-kata itu ternyata ada benarnya. Sebenarnya aku masih belum solih. Aku masih belum sepenuhnya mau bertaqwa. Aku masih belum mau islam kaffah. Masih ada masalah hati di sini antara aku dengan islam. masih ada jarak dan masih ada lubang di dalam hati ini yang belum dilengkapi dan terisi. Masalah-masalah itu antara lain:
1). Antara islam dan dunia modern
Antara islam dan dunia modern. Ada gambaran dalam benakku orang itu hanya ada dunia: orang islam dan orang modern. Orang islam itu santri. Setiap hari pakaiannya baju koko putih, peci dan sarung. Pekerjaannya sholat, dzikir dan baca Al-qur’an terus. Hidupnya di rumah, mushola, madrasah. Nggak ada dunia selain itu. Pekerjaannya mengaji kitab kuning. Dari sisi dunia mereka miskin. Mereka sering mengadakan pengajian khataman Al-qur’an, tibaan, yasinan, tahlilan, istigotsah dll. Itu adalah gambaran yang kudapat dari pengalaman madrasah waktu SMP.